TIM BBRMP Sulbar Laksanakan Survei Lokasi Perbenihan Kedelai
POLEWALI MANDAR— Tim kegiatan perbenihan kedelai Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BBRMP) Sulawesi Barat melaksanakan survei lokasi (hunting lokasi) sebagai tahap awal persiapan kegiatan perbenihan kedelai yang direncanakan akan dilaksanakan di Kebun Percobaan Luyo, Kecamatan Luyo, Kabupaten Polewali Mandar.
Kegiatan survei ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan memastikan kesiapan lahan yang akan digunakan sebagai lokasi perbenihan, meliputi kondisi fisik lahan, kesesuaian agroklimat, serta dukungan sarana dan prasarana penunjang kegiatan budidaya.
Dalam pelaksanaannya, tim melakukan peninjauan langsung di lapangan guna menentukan titik-titik strategis yang akan dijadikan lokasi penanaman. Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam perencanaan teknis agar pelaksanaan perbenihan kedelai dapat berjalan secara optimal dan sesuai dengan standar yang telah ditetapkan.
Kegiatan ini memanfaatkan lahan Kebun Percobaan Luyo sebagai lokasi utama perbenihan kedelai, sekaligus melibatkan petani penggarap setempat sebagai mitra dalam pelaksanaan budidaya. Kolaborasi antara tim teknis dan petani ini menjadi langkah strategis dalam mengoptimalkan pemanfaatan lahan serta memastikan setiap tahapan kegiatan berjalan sesuai dengan pedoman teknis yang telah ditetapkan. Selain itu, sinergi tersebut diharapkan mampu meningkatkan efektivitas pelaksanaan kegiatan, menjamin keberhasilan produksi benih kedelai unggul, serta memperkuat kapasitas petani dalam pengelolaan perbenihan secara berkelanjutan.
Rencana kegiatan penanaman kedelai dijadwalkan akan dimulai pada bulan Juni 2026, dengan menyesuaikan waktu panen tanaman jagung yang saat ini masih berlangsung di lokasi. Hal ini dilakukan agar pemanfaatan lahan dapat berjalan optimal tanpa mengganggu siklus tanam yang ada.
Pendampingan di lapangan dilakukan secara intensif guna memastikan setiap tahapan kegiatan berjalan sesuai pedoman teknis, sekaligus memberikan bimbingan kepada petani penggarap dalam menerapkan teknik budidaya yang baik dan benar.
“Kegiatan ini tidak hanya berfokus pada produksi benih, tetapi juga sebagai sarana transfer teknologi kepada petani, sehingga ke depan mereka mampu mandiri dalam kegiatan perbenihan,” ujar perwakilan tim kegiatan.
Kebun Percobaan Luyo diproyeksikan sebagai pusat perbenihan sekaligus show window penerapan teknologi pertanian modern di Sulawesi Barat. Melalui kegiatan ini, diharapkan ketersediaan benih kedelai unggul dapat terpenuhi serta mampu mendukung peningkatan produktivitas pertanian di daerah.
Dengan langkah awal melalui survei lokasi ini, BBRMP Sulawesi Barat menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat sistem perbenihan kedelai melalui sinergi antara tim teknis dan petani, sebagai bagian dari upaya mendukung swasembada pangan nasional secara berkelanjutan